Senin, 19 September 2016

Rahasia Merawat Serta Cara Membersihkan Karpet Bulu

Rahasia Merawat Serta Cara Membersihkan Karpet Bulu – Bagaimana cara membersihkan karpet permadani, bagaimana cara membersihkan karpet biasa, dan juga bagaimana cara membersihkan jamur pada karpet. Anda dapat melihat semua ulasan lengkapnya pada kategori karpet. Nah pada kesempatan ini, kami akan mengulas tentang cara membersihkan karpet bulu. Karpet bulu adalah salah satu jenis karpet yang saat ini banyak diminati. Meskipun banyak diminati, jenis karpet bulu ini seringkali bermasalah karena serat bulu dari karpet ini mudah terlepas alias bulu-bulunya mudah rontok sehingga mengotori lantai. Masalah lain yang timbul ialah bulu-bulu pada karpet jenis ini cenderung mudah menyimpan debu. Melihat hal tersebut, tentu dibutuhkan beberapa tips khusus dalam merawat karpet bulu. Langsung saja simak tips merawat karpet bulu berikut ini.

Pemilihan Tempat. Pada umumnya banyak orang dan keluarga yang meletakan karpet pada ruang tamu ataupun ruang keluarga. Karpet sering digunakan sebagai alas bermain anak, alas rebahan saat menonton tv, maupun alas saat berkumpul santai dengan para anggota keluarga. Peletakan karpet diruang manapun sebenarnya tidak menjadi masalah, yang menjadi masalah adalah ketika menempatkan karpet pada area yang berdekatan dengan pintu, jendela, maupu lubang ventilasi lain. Kenapa begitu? Ingat kembali, semua jenis karpet, terlebih karpet bulu, sangat rentan terhadap debu. Nah jika jenis karpet bulu diletakan pada dekat pintu atau jendela, maka debu dapat lebih banyak menempel pada bulu-bulu karpet. Oleh karena itu pilihlah tempat yang tepat!

Rahasia Merawat Serta Cara Membersihkan Karpet Bulu

Tips Membersihkan Karpet
Disiplin Kebersihan. Langkah berikutnya dalam upaya meminimalkan banyaknya debu yang menempel pada karpet bulu ialah dengan berdisplin saat menggunakan karpet bulu. Ada banyak cara, misalnya dengan meletakan keset pada setiap pintu yang menuju ke ruangan berkarpet. Cara lain ialah dengan selalu melepas alas kakai saat hendak berjalan diatas karpet. Semua alas kaki wajib dilepas, sekalipun alas kaki tersebut mungkin hanya dipakai didalam ruangan saja. Karpet bulu juga rentan terhadap bau-bauan. Sebaiknya jangan boleh ada orang yang merokok diruangan berkarpet bulu jika Anda tidak ingin bau asap rokok menempel pada bulu-bulu karpet. Displinlan terhadap hal-hal yang mungkin terlihat sepele tersebut demi menjaga karpet bulu kesayangan Anda. Baca grosir karpet masjid murah di jakarta.


Rutin Membersihkan. Untuk jenis karpet bulu, cara membersihkan yang tepat ialah cukup menggunakan mesin penyedot debu. Sesekali gunakan sikat lembut apabila kotoran atau noda yang menempel pada karpet benar-benar bandel. Jangan sembarangan menggunakan pembersih karpet anti noda yang mudah dijumpai dipasaran, pastikan produk tersebut benar-benar berkualitas dan aman bagi serat karpet bulu Anda. Jika karpet bulu Anda sering digunakan, Anda dapat membersihkannya seminggu sekali. Namun jika karpet bulu Anda jarang digunakan, Anda dapat membersihkannya dua minggu sekali. Untuk perawatan rutin, Anda dapat membersihkan debu dengan mesin penghisap debu, dan dilanjutkan dengan menjemur karpet bulu dibawah sinar matahari.

Tips Merawat Karpet
Jika Anda hendak Merawat Karpet Murah dan mencuci karpet bulu, pastikan Anda mengetahui benar bahwa karpet bulu milik Anda memang boleh dicuci. Cara mencucinya juga tidak sembarangan, masukan karpet bulu Anda pada kain katun, jika tidak ada Anda dapat menggunakan sarung bantal. Tujuannya ialah agar bulu dan serat dari karpet tidak bersentuhan langsung dengan mesin cuci. Setelah dicuci jangan lupa keringkan karpet hingga benar-benar kering. Karpet yang masih basah rentan ditumbuhi jamur. Jika karpet dirumah Anda berjamur, segera baca Cara Membersihkan Jamur Di Karpet Kesayangan Anda. Penanganan yang tepat dan cepat akan menyelamatkan karpet Anda dari kerusakan.

Demikianlah ulasan Tips Membersihkan Dan Merawat Karpet Bulu. Semoga artikel ini membantu dan bermanfaat bagi Anda. Menggambar, Tapi Kenapa Tidak Suka Mewarnai?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar